Terus Meningkat, Puluhan Santri Perguruan Islam Darussalam Sumbar Ikuti Wisuda Tahfizh Angkatan Ketiga

Mudir Perguruan Islam Darussalam Sumatera Barat Muhammad Siddieq Al Minangkabawy saat menyerahkan hadiah saat wisuda tahfidz

Payakumbuh, cagak.id Puluhan santri dan santriwati Perguruan Islam Darussalam Sumatera Barat ikuti Wisuda Tahfid Angkatan 3 di Tambago Kelurahan Taratak Padang Kampuang Kecamatan Payakumbuh Utara.

Mudir Perguruan Islam Darussalam Sumatera Barat Muhammad Siddieq Al Minangkabawy mengatakan sejak berdiri pada beberapa waktu lalu, Perguruan Islam Darussalam Sumatera Barat telah melakukan wisuda tahfidz sebanyak 3 kali dengan jumlah sanntri mencapai 500 santri.

“Alhamdulillah tiap tahun jumlah santri/santriwati kita yang diwisuda meningkat, saat ini hampir mencapai 100 orang sekitar 90 santri yang memiliki hafalan mulai dari 1 hingga 10 juz dengan tingkat hafalan beragam,” kata Muhammad Siddieq, Selasa 28 Februari 2023.

Ia menjelaskan bahwa wised tahfidz ketiga tersebut sebelumnya digelar pada Minggu 26 Februari 2023 yang diawali dengan proses Pawai Ta’ aruf, penampilan bakat santri dan lainnya.

“Peningkatan jumlah santri ini sendiri terjadi karena tingkat keinginan orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah berbasis keagamaan sangat tinggi di Kota Payakumbuh,” katanya.

Selain itu, dikatakannya bahwa dari puluhan santri yang diwisuda tersebut sudah ada santri yang telah mampu menghafal 18 juz Alquran.

“Namun karena ketatnya ujian sehingga tingkat mereka yang bisa lulus adalah dengan hafalan berkisar 1 hingga 10 juz karena ntuk ujian yang kita laksanakan itu berbentuk tiga tahap, yang pertama setoran Kamil (membaca seluruh hafalan), kedua menyambung halaman demi halaman surat dalam Alquran dan ketiga soal-soal yang diacak,” ujar Pimpinan Minangkabau Muslim Care (MMC) Sumbar tersebut.

Ia berharap para santri yang telah diwisuda tersebut bisa memberikan semangat kepada peserta didik lainnya dan orang tua, sehingga syiar/dakwah semakin bergema di Luak Limopuluah, baik melalui rumah tahfidz maupun pondok pesantren.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top