Rombongan Mama Papa Mudik Gratis Tiba di Padang Panjang

Rombongan Mama Papa Mudik Gratis Tiba di Padang Panjang

Padang Panjang, cagak.id–Bus yang membawa rombongan “Mahasiswa-Mahasiswi Padang Panjang (Mama Papa) Mudik Gratis” akhirnya sampai di Kota Padang Panjang dengan selamat, Senin (17/4) dinihari.

Mereka disambut Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub), Hendra Putra, bersama puluhan orang tua peserta Mama Papa Mudik di depan Kantor Dishub. Menggunakan dua unit bus eksekutif PO. NPM, 75 mahasiswa ini berangkat Sabtu (15/4) pukul 13.00 WIB dari Kampus Universitas Indonesia (UI). Mereka ini di antaranya menempuh kuliah di Bandung, Jakarta, Solo, Jogjakarta dan Malang.

Hendra Putra mengucapkan selamat datang di kampung halaman di Kota Padang Panjang guna merayakan Idulfitri 1444 Hijriyah.

“Kalian bisa bersilaturahmi dengan orang tua dan sanak saudara selama di Padang Panjang,” ujarnya.

Program Mama Papa Mudik digagas Wali Kota, Fadly Amran Datuak Paduko Malano dan Wakil Wali Kota, Asrul, yang kemudian dieksekusi Dishub.

“Program ini akan terus kita jalankan dan akan lebih ditingkatkan lagi ke depannya,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Angkutan dan Perparkiran Dishub, Harry Rizka Perdana, selaku penanggung jawab rombongan, mengucap syukur alhamdulillah perjalanan Mama Papa Mudik dapat berjalan lancar tanpa ada kendala.

“Seluruh peserta mahasiswa dalam keadaan sehat dan sangat berbahagia bisa bertemu dengan orang tua dan keluarganya. Terima kasih banyak pihak PO NPM atas pelayanan yang diberikan,” ucapnya.

Sementara Koordinator Ikatan Alumni Padang Panjang (IAPP) Wilayah Jabodetabek, Bobi Eka Putra selaku ketua rombongan mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemerintah Kota atas fasilitas yang sudah diberikan kepada mahasiswa Padang Panjang yang berkuliah di Pulau Jawa.

“Banyak manfaat yang kami dapatkan dari kegiatan ini. Kami bisa pulang berkumpul dengan kerluarga di rumah. Selama perjalanan kami pun difasilitasi dengan makan sahur dan berbuka,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan lanjutan program 2018 yang sempat terhenti karena Covid-19. Dulu Pemko hanya menyediakan satu bus dan sekarang sudah dua bus. Sehingga semakin banyak mahasiswa Padang Panjang yang terbantu dengan kegiatan ini. Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Pemko untuk mewujudkan tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memfasilitasi peserta didik dari golongan mahasiswa menuntut ilmu di Pulau Jawa.

“Semoga bisa memotivasi Pemko dan Pemkab yang ada di Sumatera Barat serta Pemprov Sumatra Barat untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena manfaatnya sudah kami rasakan,” tutur Bobi. (cgk/rilis)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top