Musrenbang Penyusunan RKPD 2024, Hendri Septa Optimis 11 Progul Wali Kota Padang Selesai 90 Persen Tahun 2023

Musrenbang Penyusunan RKPD 2024, Hendri Septa Optimis 11 Progul Wali Kota Padang Selesai 90 Persen Tahun 2023

Padang, cagak.id–Wali Kota Padang Hendri Septa optimis capaian pembangunan pada tahun 2023 selesai dengan presentase di atas 90 persen. Hal itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Penyusunan RKPD 2024, Kamis (16/3/2023).

“Insya Allah kita terus optimalkan pembangunan 11 progul untuk tahun ini. Pada tahun 2022, capaian pembangunan kita di atas 88 persen. Pembangunan tidak bisa dikerjakan sendiri, semua elemen ikut andil mendukung. Ini yang kita harapkan, sehingga terwujud masyarakat yang madani unggul dan berdaya saing,” ujar Hendri Septa.

Kenaikan realisasi progul ini cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya yaitu tahun 2021 yang merupakan tahun pandemi Covid-19. Saat itu realisasi Progul hanya mencapai 58,56 persen. Realisasi Progul katanya, terdongkrak naik berkat capaian kinerja di sejumlah sektor, yaitu sektor pendidikan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Padang dari 82,92 pada tahun 2021 menjadi 83,26 di tahun 2022.

Penunjang naiknya IPM Kota Padang dengan adanya program unggulan untuk pemenuhan sekolah satu shift yaitu pemenuhan pembangunan 229 unit ruang kelas baru. Penunjang realisasi progul lainnya adalah sektor kesehatan. Pemerintah Kota Padang telah berhasil menurunkan angka stunting, dari 20,92 persen di tahun 2019 mnjadi 18,9 persen di tahun 2021.

“Pembangunan infrastruktur kota dalam upaya mewujudkan Kota Padang yang unggul, aman, bersih, tertib, bersahabat dan menghargai kearifan lokal telah dilakukan. Selama tahun 2022 telah terlaksana pembangunan dan pengembangan jalan kota,” katanya.

Sepanjang 26,35 kilometer dan jalan lingkungan permukiman sepanjang 21,80 kilometer, serta peningkatan dan penggantian jembatan sepanjang 1.290 meter telah selesai dibangun.

“Secara umum, penyelenggaraan pemerintahan di berbagai sektor baik itu pariwisata, ekonomi yang sesuai dengan 11 progul pada tahun 2022 dapat berjalan baik dan lancar walaupun masih terdapat beberapa permasalahan,” tuturnya

Ia berharap, ke depannya permasalahan-permasalahan ini dapat diatasi bersama melalui perencanaan dan perhitungan yang cermat, serta penyelenggaraan yang berorientasi pada kinerja yang baik dan diikuti dengan pengawasan yang efektif.

“Sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kota Padang dapat berjalan maksimal. Pembangunan 2023 ini kita harapkan seluruh perangkat daerah dapat selalu bersama dan menjalin kerjasama dengan terukur dan terstruktur agar tercapai di atas 90 persen realisasi progul,” tukasnya.

Musrenbang Penyusunan RKPD 2024, Hendri Septa Optimis 11 Progul Wali Kota Padang Selesai 90 Persen Tahun 2023

Seusai arahan Presiden RI, kendati tahun 2024 adalah tahun politik, pembangunan daerah harus terus diperhatikan. Diantaranya, pemulihan ekonomi daerah, menekan tingkat pengangguran dan kemiskinan ekstrem, menciptakan lapangan usaha baru, ketersediaan pelayanan kepada masyarakat baik itu kesehatan, pendidikan, pelayanan dan infrastruktur, kemudian perlindungan terhadap anak dan wanita.

“Kita akan terus berdayakan usulan kecamatan seoptimal mungkin. Sesuai dengan skala prioritas dan kapasitas APBD. Kalau tidak bisa ditampung APBD kita, akan dicoba mensinergikannya dengan APBD provinsi,” sebutnya.

Sementara, Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani menyebutkan bahwa tema penyusunan RKPD tahun ini menunjukkan optimisme Kota Padang yang sudah menuntaskan RPJMD 2019-2024.

“Kita bersyukur, sejauh ini progul yang ada dalam RPJMD berjalan sesuai harapan dan terealisasi hingga 2023. Ini tetap perlu akuntabilitas sebagai bahan kebijakan dan pertanggungjawaban anggaran nantinya. Mesti banyak hal yang perlu dioptimalkan sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap terlaksana dengan efisien dan proporsional,” katanya.

Ketua Panitia Musrenbang Kepala Bappeda Kota Padang Yenni Yuliza menyampaikan sebelum terlaksana Musrenbang, ada berbagai rangkaian yang dilakukan. Diantaranya, rembuk warga tingkat RW, rakor kelurahan, musrenbang kecamatan, hingga forum komunikasi organisasi
perangkat daerah.

“Musrenbang diharapkan dapat membentuk komitmen antara perencanaan pengawasan dalam tahapan belanja daerah. Sejalan dengan visi pembangunan nasional, RPKD Kota Padang juga harus mengacu pada RKPD provinsi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan peserta Musrenbang penyusunan RKPD 2024 ini adalah seluruh pemangku kepentingan yaitu asisten, staf ahli, OPD, dan kecamatan. Kemudian pemateri dari Kepala BWS Wilayah 5 dengan materi penanganan banjir, Bappeda Sumbar dengan materi arah pembangunan infrastruktur, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar dengan materi penanganan inflasi, dan PUPR Sumbar. (CGK/Kominfo)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top