Kuota Haji Padang Panjang Tahun 2023 Sebanyak 110 Orang, Ini Kata Kemenag

Kemenag sebutkan jumlah kuota haji Padang Panjang sebanyak 110 orang

Padang Panjang, cagak.id Total kuota calon jemaah haji (CJH) Kota Padang Panjang 2023 berjumlah sebanyak 110 orang, dengan rincian 105 orang ditambah 5 lansia.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Alizar Datuak Sindo Nan Tongga pada Senin 6 Maret 2023 kemarin. 

Menurutnya jumlah validly masing menunggu pelunasan dari Calon Jemaah Haji (CJH) dan dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) tertanggal 13 Februari 2023, ditetapkan kuota haji Indonesia 1444 Hijriyah ini berjumlah 221.000. Terdiri atas 203.320 kuota haji reguler dan 17.680 kuota haji khusus.

“Penyesuaian sudah dilakukan dan kini (CJH) bisa memperbarui kembali perkiraan keberangkatannya dengan memasukkan nomor porsi melalui aplikasi Pusaka Kemenag,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa Kemenag telah menyediakan layanan online untuk memudahkan CJH dalam mengecek estimasi keberangkatan hajinya, dimana penghitungan estimasi itu didasarkan pada kuota haji tahun berjalan sehingga perkiraan keberangkatan sempat mundur cukup panjang pada 2022 karena kuota saat itu ditetapkan hanya sekitar 46%.

“Estimasi keberangkatan selalu menggunakan angka kuota tahun terakhir sebagai angka pembagi dan tahun 2022, kuota haji Indonesia ditetapkan hanya 100.051 atau sekitar 46% dari kuota normal tahun-tahun sebelumnya sehingga estimasi saat itu menjadi mundur cukup jauh dan Alhamdulillah, sekarang sudah ada KMA Kuota 2023 dengan kuota normal sehingga penghitungan estimasinya pun mengalami penyesuaian,” ujarnya.

Ia menambahkan sampai saat ini pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pihak terkait. Persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini telah dibahas dan masih berlangsung oleh pihak terkait di tingkat pusat. 

“Kemenag telah mengusulkan rerata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sebesar Rp69.193.733,60. Jumlah ini 70 persen dari usulan rata-rata BPIH yang mencapai Rp98.893.909,11,” kata Alizar.

Dikatakannya, usulan ini merupakan langkah bijak yang diambil Kemenag untuk melindungi hak jutaan CJH yang saat ini sudah menunggu antrean bertahun-tahun lamanya.

“Pada dasarnya kenaikan biaya ibadah haji itu tidak terlalu signifikan tapi nilai manfaat dari dana haji atau subsidinya yang dikurangi sehingga presentasi pelunasan bagi CJH mengalami kenaikan dan dibandingkan tahun sebelumnya, usulan BPIH 2023 hanya naik Rp514.888,02 tapi secara komposisi, ada perubahan signifikan antara komponen BPIH yang harus dibayarkan jemaah dan komponen yang anggarannya dialokasikan dari nilai manfaat (optimalisasi),” ujarnya.

Kemudian mengenai persiapan keberangkatan dan kepulangan jemaah haji 2023, Kantor Kementerian Agama Padang Panjang telah membahasnya dalam Focus Gruop Discusion (FGD) beberapa waktu lalu. (ADE)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top