Kawasan Pondok Berasa Seperti di Cina Jelang Imlek, Ini Kata Wako Hendri Septa

Suasana Klenteng di Kawasan Pondok yang dihiasi dengan ratusan lampion
Klenteng See Hin Kiong bersiap menghadapi perayaan Imlek tahun ini yang jatuh pada Minggu 22 Januari 2023 mendatang.
Suasana seperti di Cina mulai terasa karena ratusan lampion sudah terpasang di klenteng yang berada di Kawasan Pecinan, Pondok, Kota Padang,
Seksi Budaya Humas Kelenteng See Hin Kiong Padang Lie Fuk Thong mengatakan ratusan lampion tersebut telah dipasang sejak Kamis 5 Januari 2023 lalu
“Pemasangan lampion ini menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan karena kunjungan wisatawan ke klenteng meningkat terutama pada malam hari,” ujarnya Sabtu 14 Januari 2023.
Ia menjelaskan bahwa lampion tersebut dipasang di halaman depan klenteng sehingga menjadi daya tarik tersendiri.
w
“Biasanya para wisatawan mengabadikannya dalam bentuk foto dan video saat melewati kawasan klenteng,” kata Lie Fuk Thong.
Menurutnya, kunjungan wisatawan di klenteng rata-rata di kisaran seratus orang setiap malamnya dan angka ini melonjak dibanding sebelum lampion terpasang.
“Namun begitu, wisatawan tidak dibolehkan mengabadikan gambar di dalam klenteng dan hanya boleh di halaman depan saja” ujarnya.
Ia memperkirakan tingkat kunjungan wisatawan akan terus meningkat hingga malam tahun baru Imlek nanti karena akan digelar sejumlah pertunjukan seperti Barongsai.
Sementara itu, salah seorang pengunjung bernama Rini mengatakan bahwa dirinya merasa takjub dengan lampion yang terpasang.
“Lampion itu mengingatkannya saat menonton film-film mandarin dan sekarang di sini saya menyaksikannya secara nyata, memang indah,” katanya sambil menenteng kamera di tangan dan mengabadikan momen.
Sementara itu, Wali Kota Padang Hendri Septa mengatakan Pemko Padang menyambut baik peningkatan kunjungan wisatawan ke klenteng yang berada di Kawasan Pondok.
“Kami atas nama Pemko Padang selalu mendukung kegiatan positif yang dilakukan masyarakat, terutama warga keturunan Tionghoa yang sebentar lagi akan merayakan Imlek,” kata Hendri Septa.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya berharap Kawasan Pondok dan Kota Tua sebagai salah satu destinasi wisata budaya dan sejarah serta menjadikan klenteng sebagai salah satu daya tarik wisata budaya yang ada di Kota Padang.
“Dari pondok membawa cerek, Singgah di pasar membeli salak, Sejak ada tahun baru imlek, Kota Padang semakin semarak,” kata Wali Kota Padang melalui sebuah pantun.

Menurutnya, Imlek sebagai bagian dari budaya dan tradisi warga keturunan tionghoa, telah menjadi bagian dari agenda dan apresiasi bangsa Indonesia sehingga semarak imlek juga diramaikan dan diapresiasi oleh warga non keturunan tionghoa.

“Artinya inilah makna kita walau berbeda tapi tetap satu, penuh persaudaraan dan saling hormat dan semoga perayaan Imlek nantinya berjalan dengan lancar dan sukses, mempersatukan kita semua untuk kemajuan kota Padang, tumbuh damai dalam keberagaman,” ujar Wako Padang.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top