Jaga Program Utama Badan Bahasa, Balai Bahasa Sumbar Selenggarakan Penyuluhan

Jaga Program Utama Badan Bahasa, Balai Bahasa Sumbar Selenggarakan Penyuluhan

Padang, Cagak.id—Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat (BBPSB) menyelenggarakan penyuluhan kemahiran berbahasa Indonesia bagi Tenaga Profesional dan Calon Tenaga Profesional di Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, tanggal 5-7 September 2023.

BBPSB sebagai bagian dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) mempunyai tugas untuk memasyarakatkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Salah satunya melalui penyuluhan ini. Pada tahun ini, BBPSB melakukan kegiatan penyuluhan serupa untuk enam kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Kegiatan ini, diikuti oleh 50 orang guru SD dalam lingkungan Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Rao. Acara pembukaan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Kepala BBPSB, Kasubbag Umum BBPSB, Koordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Rao, dan Penyuluh Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Bapak Linggoman, S.Pd., M.M.

Dalam sambutannya, Kepala BBPSB, Eva Krisna, menyampaikan bahwa Balai Bahasa Provinsi Sumatera merupakan unit pelaksana teknis dari Badan Bahasa. Ada tiga program utama Badan Bahasa, yaitu Literasi Kebahasaan dan Kesastraan,   Pelindungan Bahasa dan Sastra, dan Internasionalisasi Bahasa Indonesia. Sumatera Barat mempunyai dua bahasa, yaitu bahasa Minangkabau dan bahasa Mentawai. Kedua bahasa itu masih dalam kondisi aman karena penuturnya masih banyak, sedangkan bahasa Mandailing adalah bahasa pendatang. Kepala BBPSB berharap agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar sehingga dapat memberikan manfaat kepada kita semua.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Linggoman, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat yang telah memilih Kecamatan Rao sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Selanjutnya, beliau menyampaikan bahwa masih banyak kesalahan berbahasa yang dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti penulisan “open, exit.

Semoga dengan adanya kegiatan ini, para peserta dapat memperoleh ilmu tentang bahasa Indonesia yang baik dan benar sehingga dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar. “Ikutilah kegiatan ini dengan baik dan seraplah ilmu yang disampaikan oleh para penyuluh dan terapkan dalam aktivitas sehari-hari,” harapnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top