Gempa di Turki, Mahasiswi Asal Padang Panjang Rahmi Aulia Syafitri Mohon Doa Keselamatan

Rahmi Aulia Syafitri, Mahasiswi Asal Padang Panjang di Turki

Padang Panjang, cagak.id Gempa dahsyat  berkekuatan 7,8 Skala Richter pagi dini hari dan gempa susulan berkekuatan 7,7 skala richter pada sore harinya, Senin 6 Februari 2023 lalu mengguncang Provinsi Kahramanmaraş dan Gaziantep negara Turki yang berbatasan dengan negara Suriah.

Menurut informasi korban meninggal dunia akibat gempa  yang melanda dua negara ini dikabarkan terus meningkat dan hingga Rabu 8 Februari 2023,  jumlah korban jiwa dari bencana alam itu diperkirakan 7.266 orang.

Kondisi ini sempat membawa kekhawatiran bagi warga Indonesia yang berada di sana, salah satunya Rahmi Aulia Syafitri, warga Kota Padang Panjang yang menempuh pendidikan di Bartin University, Provinsi Bartin.

Rahmi Aulia Syafitri mengatakan jarak Provinsi Bartin dengan Provinsi Kahramanmaraş dan Gaziantep memang jauh, tapi saat kejadian itu membuat dirinya harus lebih waspada apalagi ada berita yang menyatakan gelombang susulan semakin kuat.

“Alhamdulillah nya Ami jauh dari provinsi kejadian dan memang tetap harus waspada. Mungkin ibaratnya jaraknya antara Aceh dan Padang Panjang, lumayan jauh,” katanya.

Ia juga meminta doa kepada semua pihak, termasuk keluarga di Padang Panjang agar diberikan keselamatan dan kemudahan dimana pun berada.

“Ami di sini mohon doa karena suratan kuasa Allah SWT tidak ada yang tahu,” ujarnya.

Dikatakannya saat kejadian juga ada alumni Pondok Pesantren (Pontren) Kauman Muhammadiyah Padang Panjang yang berada di lokasi.

“Keadaannya Alhamdulillah baik, sudah dievakuasi ke KBRI Ankara,” katanya. (ADE)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top