Diskominfo Kota Padang Tingkatkan Layanan Akses Internet untuk Masyarakat

Diskominfo Kota Padang Tingkatkan Layanan Akses Internet untuk Masyarakat

Padang, cagak.id— Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pada tahun 2023 menyediakan sebanyak 270 titik WiFi, yang terbagi pada lokasi perkantoran dan area publik di 11 kecamatan dan 104 kelurahan Kota Padang.

Kepala Bidang (Kabid) Infrastruktur dan Teknologi Informasi (Inti) Diskominfo Padang, Fauzan Ibnovi menjelaskan, kebutuhan WiFi tentunya digunakan dalam melayani masyarakat, sehingga juga tersedia akses WiFi gratis yang dapat dinikmati oleh masyarakat di area publik.

Diskominfo Kota Padang Tingkatkan Layanan Akses Internet untuk Masyarakat
Kabid Infrastruktur dan Teknologi, Dikominfo Padang

“Adapun sebanyak 60 titik WiFi gratis terdapat di area publik. Seperti loket pelayanan, kantor pemuda, posyandu, taman-taman digital, hingga tempat belajar publik seperti Youth Center,” ucap Fauzan Ibnovi, Rabu (12/7/2023).

Dalam mengakses, pihaknya menjelaskan, masyarakat dapat mengakses dengan access point, username, dan password yang sudah disediakan (dipasang) oleh Pemko Padang. Masyarakat tidak kesulitan. Karena password dan username mudah didapat.

Selain itu, Kota Padang dipastikan tidak ada lagi areanya yang tidak bisa diakses internet karena hampir di sejumlah tempat berdiri tower milik penyedia seluler sehingga tidak ada lagi blank spot (tidak tersentuh sinyal komunikasi).

“Alhamdulillah, untuk blank spot di Kota Padang sendiri sudah tidak ada. Seluruh wilayah sudah dapat menikmati dan memiliki akses internetnya,” ungkap Fauzan Ibnovi.

Mudahnya akses internet, pihaknya mengimbau agar pengguna menggunakannya secara bijak dan positif. Meski Pemko Padang sudah memfilter konten negatif.

“Pemko Padang tentunya juga sudah melakukan pembatasan terhadap konten negatif. Otomatis konten tersebut sudah difilter agar tidak dapat diakses,” ucapnya.

Mudahnya akses internet yang ada, pihaknya menyampaikan, masyarakat dapat terus menjalin komuninasi, baik melalui via chatting, video call, dan sebagainya.

“Kemudian juga mencari data yang dibutuhkan bagi pelajar dan masyarakat lainnya. Serta pelaku UMKM yang sudah melakukan digitalisasi agar dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan perekonomian mereka,” harapnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top