Bertemu Sekretaris Senior Presiden Korea Selatan, Genius Umar Paparkan Peluang Investasi di Pariaman

Bertemu Sekretaris Senior Presiden Korea Selatan, Genius Umar Paparkan Peluang Investasi di Pariaman

Korea Selatan, cagak.id–Tidak hanya pengukuhan gelar profesor di Jungwoon Univesrity, Wali Kota Pariaman, Genius Umar, mengunakan kesempatan tersebut untuk menjajaki peluang investasi di Korea Selatan. Genius Umar berkesempatan bertemu langsung dengan Sekretaris Senior Presiden Korea Selatan, Seung Kyoo Kang di Kantor Presiden Korea Selatan atau biasa disebut Gedung Biru (Cheong Wa Dae), bagian utara Seoul di distrik Jongno, Jum’at (17/3/2023) lalu.

“Dalam rangkaian agenda profesorship kami, mesti menggunakan kesempatan untuk terus mempromosikan dan mengenalkan Kota Pariaman ke jajaran pemerintahan yang ada di Korea Selatan ini, mulai dari akademisi, investor dan kali ini kami berdiskusi dengan Sekretaris Senior Presiden Korea,” ujarnya.

Genius yang gigih dan lasak selalu berupaya agar Kota Pariaman bisa menjadi lebih maju dan menjadi tujuan investasi bagi pengusaha dari luar negeri, akan selalu menggunakan kesempatan yang ada untuk berbuat lebih untuk daerah kampung halamannya.

“Upaya ini, saya lakukan dengan bertemu langsung bersama pejabat di Korea, kemarin saya jajaki peluang investasi dengan sejumlah investor di Busan Korea. Hari ini saya langsung menuju Kantor Presiden Korea, Alhamdulillah bisa bertemu langsung dengan Seung Kyoo Kang, yang merupakan Sekretaris Senior Presiden Korea,” tukasnya.

Genius yang disambut hangat Seung Kyoo Kang memaparkan peluang investasi di Kota Pariaman, baik prospek investasi bidang perikanan maupun pariwisata. Genius berusaha meyakinkan Seung Kyoo Kang, potensi pariwisata dan perikanan di Kota Pariaman sangat menjanjikan.

“Investasi di Kota Pariaman tentu akan mendatangkan keuntungan kepada pengusaha sekaligus membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman, yang nantinya akan berimbas pada kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman sendiri,” ungkapnya.

Setelah berdiskusi dengan Seung Kyoo Kang, ia langsung menelpon pihak-pihak yang mengurus investasi di Korea, dan mereka menjadwalkan akan bertemu kembali.

“Semoga keinginan kami ini, bisa terealisasi untuk kemajuan Kota Pariaman,” tukasnya.

Paparkan peluang investasi kepada puluhan investor

Selain itu, di hadapan puluhan investor dari Korea Selatan, khususnya yang berdomisili di Provinsi Busan, Genius memaparkan sejumlah peluang investasi yang ada di kota Pariaman dan kemungkinan kerjasama dengan pengusaha lokal serta kemudahan-kemudahan perizinan yang ditawarkan kepada pengusaha asing tersebut.

Bertempat di gedung Busan Indonesia Center (BIC) di Hwamyeong Busan, Korea Selatan, Genius Umar di dampingi Mr Kim So il, mantan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, yang sekarang menjabat sebagai Presiden Busan Indonesia Center. Pada Pertemuan investasi ini, juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah.

“Kondisi perekonomian yang masih melemah akibat pandemi covid-19 dan kondisi keuangan yang mulai terdampak resesi global, hal ini menyebabkan kita harus mencari dan menggali sumber-sumber pembiayaan lain, sehingga pembangunan tetap berjalan dan ekonomi masyarakat tetap tumbuh,” ujar Genius.

Ia menjelaskan potensi yang dimiliki kota pariaman dan sejalan dengan visi kota Pariaman, menjadikan Pariwisata sebagai tujuan daerahnya, hal yang sangat realisitis bagaimana menangkap peluang investasi yang ditawarkan, yaitu di bidang pengembangan pariwisata, berupa perhotelan dan pengelolaan destinasi wisata premium di Kota Pariaman.

“Kita memiliki pantai, pulau-pulau kecil, laut dan terumbu karang yang masih terjaga saat ini, sehingga sangat cocok untuk diving dan snorekeling. Kita juga sedang menyusun studi kelayakan untuk resort terapung di pulang angso dan pulau tangah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Genius menuturkan, untuk sarana prasarana kita berharap adanya pelabuhan perikanan yang terpadu dengan marina. Sedangkan untuk bidang perikanan, perlu investasi industri pengolahan hasil perikanan dan cool strorage.

“Kami juga menyampaikan realisasi Investasi di Kota Pariaman dalam dua tahun terakhir selalu melebihi target yang ditetapkan. Untuk tahun 2021, target investasi 33 miliar rupiah, realisasinya mencapai 34 miliar rupiah. Sedangkan tahun 2022, targetnya 42 miliar rupiah, realisasinya 44,1 rupiah,” terangnya.

Capaian investasi tersebut, ucap Genius, sesuai dengan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan pemantauan secara manual yang dilaksanakan oleh DPMPTSP dan Naker Kota Pariaman.

“Alhamdulillah, pertemuan investasi ini ditanggapi cukup antusias oleh para investor dari Korea Selatan, dan para investor ini akan segera menindaklanjuti dengan pertemuan bisnis yang lebih intensif ke depannya,” tutupnya. (CGK)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top