Bermain Ludo Pakai Taruhan Uang, Empat Sekawan Emak-Emak Diringkus Polres Payakumbuh

Empat emak-emak saat berada di Polsek Payakumbuh terkait judi

Payakumbuh, cagak.id Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Payakumbuh tangkap tangan empat orang emak-emak yang diduga melakukan tidak pidana perjudian di Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh pada 23 Februari 2023.

Kapolresta Payakumbuh AKBP Sri Wahyuni Lestari saat ditemui pada Selasa 28 Februari 2023 membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan anggotanya.

“Benar, petugas kita menangkap empat orang-orang emak-emak diduga melakukan tindak pidana judi di Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Ia menjelaskan keempat pelaku tersebut adalah IN (37 tahun) merupakan warga Kelurahan Parambahan, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari, Kota Payakumbuh, lalu YY (39 tahun) warga jalan Tan Malaka, Kelurahan Tarok, Kecamatan Payakumbuh Utara,Kota Payakumbuh.

“Sedangkan yang ketiga dengan inisial L (46 tahun) warga Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh dan N (39 tahun) merupakan warga Kelurahan Padang Datar, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh,” kata Kapolres Payakumbuh.

Ia menambahkan bahwa pengangkapan pelaku judi ini berawal dari informasi warga disebuah kedai nasi goreng adannya dugaan aktifitas perjudi di Napar, Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh.

“Dari informaasi itu menyebutkan, bahwa ada orang yang bermain judi ludo dengan mempergunakan uang sebagai alat taruhannya,” ujar AKBP Wahyuni Sri Lestari.

Kemudian dikatakannya setelah mendapatkan informasi tersebut, Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh mendatangi warung tersebut.

“Sesampai didalam warung tersebut pelaku sedang melakukan permainan judi jenis ludo dengan menggunakan sebuah handphone berwarna warna biru metalik milik dari N dan menggunakan uang sebagai taruhannya,” katanya.

Dari hasil penangkapan tersebut, pihak kepolisian mengamankan 2 Lembar uang senilai Rp10 ribu, satu lembar uang Rp5 ribu, satu lembar uang Rp2 ribu, satu keping uang pecahan Rp1 ribu, 12 batang rokok dalam kotak rokok dari tersangka IN.

Kemudian satu unit HP merk Vivo V2029 dari tersangka L dan 2 lembar uang Rp10 ribu, satu lembar uang Rp5 ribu, satu lembar uang Rp2 ribu, dan 7 batang rokok dałam kotak rokok serta satu lembar uang Rp10 ribu dari tersangka Y. (ADE)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top